Monday, February 1, 2010

Strategi Persewaan VCD

Seorang teman ingin membuka usaha rental VCD/DVD. Dia bercerita sedang bingung mengenai strategi yang harus diterapkan pada usaha persewaan VCD tersebut. Rupanya lokasi yang strategis saja tidak membuatnya percaya diri. Dia mencari beberapa pendapat dari orang-orang yang dia percaya. Beberapa strategi akhirnya dapat dirangkum berdasarkan diskusi panjang dengan orang-orang tersebut.

Persediaan Judul Film Judul Film yang komplit dan terbaru sangat menarik calon penyewa VCD atau DVD untuk datang ke suatu rental. Untuk film-film terbaru dan box office harus disediakan jumlah keping CD yang cukup agar calon penyewa dapat segera menonton film kesukaan mereka. Jika mereka tidak dengan segera mendapatkan film baru tersebut, mereka akan beralih ke rental lain. Bisa juga film tersebut dengan segera menjadi film lama karena film baru lain sudah muncul.

Putaran Penyewaan VCD dikembalikan tepat waktu!!! Ini jantung dari usaha persewaan VCD. Perlu dipahami bahwa film merupakan suatu produk yang mempunyai masa edar yang sangat singkat. Semakin telat VCD dikembalikan semakin besar kemungkinan pelanggan lain tidak mendapatkan film yang diinginkan. Artinya, pelanggan pada saat yang bersamaan akan segera mencari judul film tersebut ke tempat persewaan lain. Semakin sering ini terjadi maka pelanggan akan segera secara permanen beralih ke tempat lain. Perlu displin ketat tetapi tidak kaku untuk menjaga agar penyewa mengembalikan tepat waktu. Sistem denda dapat diberlakukan. Kalau perlu, beritahu pada penyewa yang sibuk bahwa disediakan layanan pengambilan VCD yang disewa ke rumah penyewa dengan biaya tertentu.

Promosi Berbagai promosi dapat dilakukan untuk menarik penyewa. Diskon untuk penyewaan jumlah tertentu dapat diterapkan. Bonus, hadiah atau undian juga menarik kalangan penyewa tertentu. Sistem poin bisa diterapkan, ini penting untuk menyenangkan penyewa yang loyal. Penyewa yang disiplin mengembalikan VCD tepat waktu dapat diberi bonus tertentu.

Masa Sewa VCD VCD Film-film terbaru adalah yang paling sering dicari oleh pelanggan. Untuk film jenis seperti ini perlu diatur bahwa berapa banyak pun judul film yang disewa harus kembali dalam 1 hari. Selanjutnya film-film yang sudah lewat 1 bulan dan film-film yang sudah lewat 2 bulan sejak diedarkan dapat diatur untuk masa sewa yang berbeda.

Film-film Lama Film-film yang sudah beredar selama lebih dari satu tahun masih bisa dimanfaatkan. Penyewaan film-film tersebut dapat dijadikan sebagai bonus untuk berbagai jenis promosi yang sedang dilakukan. Dapat juga diadakan jenis-jenis promosi tertentu untuk mengangkat penyewaan film-film seperti ini. Contohnya, pada bulan februari dapat diadakan Valentine Promo. Pada bulan tersebut film-film lama yang bagus yang terkait dengan tema percintaan dapat ditonjolkan. Sinopsis film dan nama aktor dan aktris bisa ditempelkan pada dinding agar mudah menarik perhatian penyewa. Kenangan masa lalu saat menonton film tersebut dapat dibangkitkan kembali.

Lokasi Tempat Persewaan Lokasi yang strategis sangat penting, dalam hal ini adalah lokasi yang mudah diakses oleh calon penyewa. Tetapi perlu diperhatikan biasanya lokasi strategis berbanding lurus dengan mahalnya biaya sewa atau pembelian tempat tersebut. Sementara harga sewa VCD biasanya tidak berbeda antara satu tempat dengan tempat lainnya. Lokasi yang tidak terlalu terlihat tetapi mudah diakses adalah pilihan ideal sebagai tempat persewaan vcd. Umumnya biaya sewa tidak terlalu, promosi yang tepat pada tahap awal sudah cukup untuk mendatangkan calon penyewa.

Desain Ruang Persewaan Pengunjung selalu akan melihat-lihat terlebih dulu film-film yang akan mereka sewa. Pajangan VCD harus dibuat semenarik mungkin. Tetapi daya tarik pajangan jangan sampai mengurangi informasi yang dapat ditampilkan. Sedapat mungkin, hindari penumpukan VCD. Minimal, sampul film-film baru harus terlihat secara keseluruhan. Pengelompokkan judul film berdasarkan kriteria tertentu harus dilakukan. Umumnya pembagian kategori tersebut adalah drama, action, horror, india, kartun, dvd. Tetapi pembagian dapat pula dilakukan berdasarkan pemain film tertentu. Lorong antar rak display jangan terlalu sempit jangan juga terlalu lenggang. Kalau terlalu sempit membuat orang susah bergerak untuk mencari film yang mereka suka. Jika terlalu lenggang mengurangi ruang yang bisa digunakan untuk rak pajangan. Kesan sepi juga dapat timbul jika jarak antar rak display terlalu lebar.


Sumber :

http://www.kreativitas.net/persewaan-vcd.html

Artikel Terkait

0 comments:

Selamat datang di Blog Informasi Peluang Bisnis Kami. Semoga informasi yang kami berikan bermanfaat untuk Anda. Terima Kasih
 
Informasi Peluang Bisnis Copyright © 2009 Informasi Peluang Bisnis