Monday, February 1, 2010

ANALISIS KEUNTUNGAN, NILAI TAMBAH DAN DAYA SAING KERIPIK PISANG


(Studi Kasus pada PT Andalas Mekar Sentosa, di Kecamatan Kemiling, Bandar Lampung)





Oleh:



Feri Irawan




(Pembimbing: Wan Abbas Zakaria, Marniza, Suharyono)








Agroindustri kripik pisang merupakan salah satu usaha yang cukup potensial untuk dikembangkan di Kota Bandar Lampung, namun upaya pengembangannya masih dihadapkan pada berbagai kendala antara lain; kebijakan pengembangannya belum dilakukan secara terpadu dan terfokus, pemerintah daerah belum memiliki strategi yang tepat serta belum adanya sentra pengembangan agroindustri kripik pisang yang sesuai dengan poterisi dan kondisi wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui besarnya tingkat keuntungan perusahaan; (2) mengetahui nilai tambah yang diperoleh dari hasil pengolahan pisang menjadi kripik pisang; dan (3) mengetahui daya saing produk kripik pisang Cap Aroma. Data yang dikumpulkan terdiri dari data primer yang berasal dari wawancara langsung dengan pihak manajemen perusahaan PT Andalas Mekar Sentosa dengan menggunakan kuesioner dan data sekunder yang berasal dari studi pustaka dan data-data yang diperoleh dari dinas instansi terkait baik dari tingkat Kabupaten maupun Propinsi. Analisis data meliputi 1) Analisis Finansial (titik impas), 2) Analisis Nilai Tambah (Model Hayami), dan 3) Analisis Daya Saing. Data disajikan dalam bentuk tabel dan dianalisis secara deskriftif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada saat ini usaha kripik pisang merupakan unit usaha yang menguntungkan. 














Pada tahun 2007 penjualan aktual kripik pisang rasa asin sebesar Rp. 95.000.000; rasa manis sebesar Rp. 155.000.000; rasa coklat sebesar Rp. 230.000.000; dan rasa keju sebesar Rp 135.000.000. Nilai Impas (BEP) yang diperoleh Perusahaan Kripik Pisang Cap Aroma untuk rasa asin sebesar Rp. 36.403.448 (1.820 kg), rasa manis sebesar Rp. 40.553.435 (2.027 kg), rasa coklat Rp. 43.367.346 (2.168 kg), dan rasa keju Rp. 36.594.911 (1.829kg). Margin of Safety (MoS) atau tingkat keamanan penjualan masing-masing jenis kripik pisang: untuk rasa asin sebesar 62,11%, rasa manis sebesar 73,83%, rasa coklat sebesar 78,62%, dan rasa keju sebesar 72,89%. Nilai Tambah kegiatan produksi kripik pisang cap aroma untuk rasa asin sebesar Rp. 4.471,70; rasa manis sebesar Rp. 4.696,24; rasa coklat sebesar Rp. 4.504,16; dan rasa keju sebesar Rp. 4.520,14. Daya Saing (Ds) kegiatan produksi kripik pisang cap aroma adalah untuk rasa asin sebesar 2,49; rasa manis sebesar 2,41; rasa coklat sebesar 2,42; dan rasa keju sebesar 2,42. Hal ini berarti bahwa kripik pisang Cap Aroma memiliki nilai daya saing yang kuat di pasaran (Ds > 1).





Sumber :


http://pustakailmiah.unila.ac.id/2009/07/05/analisis-keuntungan-nilai-tambah-dan-daya-saing-keripik-pisang/

Artikel Terkait

0 comments:

Selamat datang di Blog Informasi Peluang Bisnis Kami. Semoga informasi yang kami berikan bermanfaat untuk Anda. Terima Kasih
 
Informasi Peluang Bisnis Copyright © 2009 Informasi Peluang Bisnis